Seleksi Daerah Berinovasi oleh Kementrian Dalam Negeri

0
715

KLIKACEH, JAKARTA : Dalam rangka acara tahunan pemberian penghargaan bagi daerah inovatif dari BPP Kemendagri atau yang biasa dikenal dengan IGA (Innovation Government Award), Puslitbang Inovasi Daerah menyeleksi daerah inovatif yang sudah berhasil masuk nominasi.

Ada 29 daerah dari total 548 daerah Provinsi/Kabupaten/Kota seluruh Indonesia yang masuk nominasi. Daerah yang berhasil masuk nominasi ialah mereka yang telah memenuhi indikator penilaian 4 variabel inovasi daerah, yaitu input, proses, output, outcome.

Kepala Puslitbang Inovasi Daerah BPP Kemendagri (Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri), Safrizal mengatakan, acuan penilaian itu nantinya menjadi nilai indeks inovasi daerah dan sistem penilaiannya mirip yang dilakukan Global Innovation Index supaya kita tidak terlalu jauh dari level mereka.

“Setelah itu, Kepala Daerah atau yang mewakilinya akan mepresentasi data-data yang telah mereka input. Dari uji presentasi ini, kita bisa mengetahui kepala daerah ini punya peran mengontrol atau menciptakan inovasi atau tidak. Kemudian memiliki pola pembinaan atau tidak, pola pikir atau tidak. Jadi, nanti akan ketahuan, kepala daerah berpartisipasi aktif atau tidaknya,” terangnya.

Seluruh Kepala Daerah yang masuk dalam daerah nominasi diundang dan diberi kesempatan masing-masing 20 menit untuk memaparkan hasil inovasi di daerahnya masing-masing. Pemaparan tiap kepala daerah itu dibagi menjadi 3 hari, yakni pada 3-5 Desember 2018 di Gedung B, Kementerian Dalam Negeri, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta.

Hari pertama, hadir Irwan Prayitno (Gubernur Sumatera Barat), Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat), Bima Arya (Walikota Bogor), Provinsi Jawa Timur, Azwar Anas (Kabupaten Banyuwangi), Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Gresik, Kabupaten Banggai dan Kota Solok.

Pada hari kedua, hadir Kabupaten Pacitan, Kabupaten Klungkung, Hasto Wardoyo (Kabupaten Kulon Progo), Saiful Ilah (Kabupaten Sidoarjo), Kabupaten Agam, Kota Bandung, Kota Makassar, Kota Magelang, Kota Malang, Kota Bontang, dan Kota Surakarta.

Sedangkan pada hari ketiga, ada Provinsi Bali, Kota Mataram, Kota Surabaya, Provinsi DKI Jakarta, Kabupaten Pulau Morotai, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Pelalawan, dan Kabupaten Belu. Ada yang berbeda dari IGA tahun ini dengan sebelumnya, menurut Safrizal, tahun ini ada nominasi Daerah Tertinggal dan Daerah Perbatasan, yakni Kabupaten Pulau Morotai dan Kabupaten Situbondo sebagai kategori Daerah Tertinggal, sedangkan Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Belu sebagai kategori Daerah Perbatasan.

“Dari ke-29 daerah itu, pada 7 Desember nanti akan kita umumkan 3 terbaik setiap kategorinya. Baik Kategori Provinsi, Kabupaten, Kota, Daerah Tertinggal, dan Daerah Terbatas,” kata Tjahjo Kumolo, Menteri Dalam Negeri dalam acara dengar paparan Kepala Daerah berinovasi.

Daerah yang terpilih menjadi pemenang akan mendapat penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri.

“Kita berharap daerah yang menang ini akan menjadi tauladan dan acuan semangat bagi daerah lainnya,” harapnya. (BIS/RLS)

BERIKAN KOMENTAR

Silahkan beri komentar anda
Silahkan ketik nama anda disini