Kapolri Pimpin Upacara kenaikan Pangkat Perwira Tinggi di BNN RI

0
21
Foto: Biro Humas dan Protokol BNN RI

KLIKACEH, JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Upacara Korps Rapor Kenaikan Pangkat setingkat lebih tinggi kepada 26 Perwira Tinggi (Pati) Polri di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Selasa (10/8/2021). 

Pada upacara tersebut, 6 orang naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal Polisi dan 20 orang menjadi Brigadir Jenderal Polisi. Terdapat Sebelas Perwira Tinggi Polri yang bertugas di Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia yang naik pangkat, dimana terdapat nama Sekretaris Utama BNN RI, I Wayan Sukawinaya dan Inspektur Utama BNN RI Wahyono, yang dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi menjadi Inspektur Jenderal Polisi. 

Sementara itu, sembilan orang Pati Polri lainnya dinaikkan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi menjadi Brigadir Jenderal Polisi, yakni Indra Gautama sebagai Inspektur II (Dua) Ittama BNN RI, Edhy Moestofa sebagai Inspektur Pengawasan dan Pemeriksaan Khusus Ittama BNN RI, Rohmad Nursahid sebagai Kepala BNNP Maluku, Andi Fairan sebagai Kepala BNNP D.I. Yogyakarta, Sukandar sebagai Kepala BNNP Gorontalo, Gagas Nugraha sebagai Kepala BNNP Nusa Tenggara Barat (NTB), Djoko Prihadi sebagai Kepala BNNP Sumatera Selatan, Tjatur Abrianto sebagai Kepala BNNP Papua dan Wisnu Handoko sebagai Kepala BNNP Maluku Utara.

Pada pidato sambutannya, Kapolri memberikan arahan kepada 26 Pati Polri yang baru dilantik untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19. Disamping itu, seluruh jajaran di Polri harus mampu melakukan inovasi baik dalam penanganan Covid-19 maupun Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Saya minta fokus pada langkah-langkah untuk mendukung upaya pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19. Oleh karena itu, laksanakan tugas secara maksimal dan sungguh-sungguh. Saya yakin rekan-rekan mampu mewujudkan Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan). Berikan yang terbaik untuk institusi Polri, masyarakat, bangsa dan negara” tegas Kapolri.

BERIKAN KOMENTAR

Silahkan beri komentar anda
Silahkan ketik nama anda disini